
Dari Masa Sulit & Terancam Tersisih, Ferland Di Coret Real Madrid
Terancam Tersisih Kini Menjadi Kenyataan Bagi Ferland Mendy, Bek Real Madrid Itu Tidak Masuk Skuad Liga Champions 2026/2027. Keputusan Ini Muncul Saat Mendy Masih Memulihkan Cedera. Situasi tersebut menjadi pukulan bagi Mendy yang memiliki perjalanan karier penuh perjuangan. Ia Pernah Mengalami Masalah Serius Saat Remaja.
Namun, Ia Berhasil Bangkit Dan Menembus Level Tertinggi Sepak Bola. Selain itu, usia Mendy kini telah mencapai 31 tahun. Situasi tersebut membuat persaingan dengan pemain yang lebih muda menjadi semakin menarik. Real Madrid juga perlu memikirkan kedalaman skuad untuk menghadapi banyak pertandingan sepanjang musim.
Meski demikian, pencoretan dari daftar Liga Champions tidak otomatis berarti karier Mendy bersama Real Madrid berakhir. Ia masih tercatat sebagai pemain klub tersebut. Bahkan, situs resmi Real Madrid masih menempatkannya sebagai bagian dari skuad utama. Performa Mendy bersama Lyon berkembang cukup pesat. Kemampuan bertahan dan kecepatannya membuat sejumlah klub besar memperhatikan perkembangannya.
Terancam Tersisih Dari Kompetisi Eropa Membuat Masa Depan Mendy Kembali Menjadi Sorotan. Apalagi, Real Madrid Kini Memiliki Banyak Pilihan Di Lini Belakang. Kondisi Itu Membuat Persaingan Posisi Semakin Ketat. Real Madrid akhirnya mengambil keputusan untuk merekrut pemain Prancis tersebut pada musim panas 2019.
Ferland Mendy Kembali Menghadapi Masa Sulit Di Real Madrid
Ferland Mendy Kembali Menghadapi Masa Sulit Di Real Madrid Untuk Fase Liga Champions 2026/2027. Klub Spanyol Itu Telah Mengirim Daftar Pemain Kepada UEFA. Nama Mendy Tidak Termasuk Dalam Daftar A Berisi 25 Pemain. Keputusan Ini Berkaitan Erat Dengan Kondisi Fisik Mendy. Pemain Prancis tersebut mengalami cedera pada tendon rectus femoris kaki kanan pada Mei 2026.
Real Madrid kemudian mengonfirmasi bahwa sang pemain menjalani operasi pada 11 Mei. Meski Mendy sudah kembali berlatih di atas lapangan, ia belum mendapatkan kepastian mengenai waktu kembali bermain dalam pertandingan resmi. Karena itu, klub memilih tidak memasukkannya dalam daftar fase liga Liga Champions.
Menariknya, Real Madrid tetap mendaftarkan beberapa pemain yang juga sedang mengalami cedera. Éder Militão dan Rodrygo termasuk dalam daftar tersebut. Sementara itu, tempat Mendy di daftar A ditempati Sergio Martínez, pemain muda berusia 19 tahun. Terancam Tersisih Menjadi Situasi Yang Patut Diperhatikan Karena Real Madrid Telah Mendatangkan Sejumlah Pemain Baru.
Klub tersebut memperkuat lini belakang dengan nama seperti Ibrahima Konaté dan Denzel Dumfries. Marc Cucurella juga menjadi tambahan penting untuk sektor pertahanan. Kehadiran pemain baru membuat persaingan mendapatkan tempat utama semakin berat. Mendy sebelumnya menjadi salah satu pilihan penting di sisi kiri pertahanan.
Masa Sulit Ferland Mendy Dari Kursi Roda Hingga Bernabeu
Terancam Tersisih Dari Liga Champions Terasa Semakin Dramatis Jika Melihat Perjalanan Panjang Ferland Mendy. Ia Pernah Menghadapi Masa Sulit Ferland Mendy Dari Kursi Roda Hingga Bernabeu Saat Masih Berusia Remaja. Pada usia sekitar 14 hingga 15 tahun, Mendy mengalami masalah serius pada bagian pinggul.
Masalah tersebut membuat Mendy harus menjalani perawatan panjang. Ia bahkan sempat menggunakan kursi roda dan harus belajar berjalan kembali. Dalam wawancara dengan BBC, Mendy mengungkapkan bahwa dokter pernah mengatakan dirinya mungkin tidak bisa kembali bermain sepak bola. Namun, Mendy tidak menyerah terhadap keadaan.
Ia menjalani rehabilitasi selama berbulan-bulan. Setelah mampu berjalan, dirinya perlahan kembali berlatih dan membangun karier dari level bawah sepak bola Prancis. Perjuangan tersebut akhirnya membawa Mendy ke Olympique Lyonnais. Performanya kemudian menarik perhatian Real Madrid. Pada 2019, klub raksasa Spanyol itu merekrutnya dari Lyon.
Mendy pun mengubah kisah sulitnya menjadi perjalanan menuju Santiago Bernabéu. Mendy Tidak Langsung Menjadi Bintang Setelah Pulih Dari Cedera Masa Remaja. Ia Lebih Dahulu Membangun Karier Bersama Le Havre. Dari Klub tersebut, ia kemudian mendapatkan kesempatan bermain di level Ligue 1 bersama Lyon.